Akhirnya Bisa Donor Darah

Setelah 2 kali gagal donor karena tensi tidak memenuhi syarat maksimal tekanan darah, akhirnya hari ini tensi kompromi di 140/90 syarat maksimal 150/90 , sebelumnya tekanan darah kisaran 150-160.
Diambil 350 ml dalam waktu kurang dari 15 menit.
Habis itu dapat hadiah pop mie dan indomilk coklat. :)
Donor berikutnya 3 bulan lagi, di kartu donor disebutkan tanggal minimal boleh donor lagi.
Waktu saya tanya kalau sebelum 3 bulan kenapa nggak boleh? Jawabnya kuatir pendonor kekurangan darah alias anemia, lagi pula darahnya konon belum mateng banget gitu.
Apa betul begitu? Entahlah hanya pertanyaan selintas belaka.
Oya habis donor badan biasa saja tuh, nggak lemes nggak kliyengan.
Ayo ke PMI, mumpung sehat lho.
Usakti, Selasa 4 Maret 2014 19.42 WIB
Mau keluar makan nih

Carroll Super Pill yg kabarnya bagus buat pelihara ginjal

Saya kenal supplemen ini dari om Mul sudah sekian lama namun baru intena mengonsumnya sekarang, ikutan ngabisin stock miliknya. ;)
Setelah minum si Carroll ini, sejam kemudian pipis jadi biru kehijaun. Pasa awalnya warnnya biru bening, setelah rutin minum beralih menjadi hijau.
Saya masih tidak paham, perbedaan warna itu apa ada sesuatu yg berbeda dibasan. Saya hanya percaya saja kalau ginjal saya masih normal karena warna tersebut muncul tak terlalu lama setelah minum si Carrol.
Kata om ku itu, bila munculnya warna itu lama kemudian berarti ginjal ada masalah, tapi saya belum dapat info pembanding pernyataan itu.
Semoga saja benar adanya.
Usakti, Minggu 2 Maret 2014 23.45 WIB
Sebentar lagi ganti tanggal, malam kian larut bung.

Terimakasih ustadz, postingan bergambar anda teramat bermanfaat

Di facebook saya jadi followernya, banyak kata bijak yg ditulis dalam gambar gambar indah yg menyegarkan perasaan. Menyadarkan pemahaman tentang memaknai kehidupan dalam koridor keislaman.

Makin hari editing imagenya makin bagus.

Semoga jadi amal jariyah buat anda karena manfaat dari ilmu yg terkabarkan melalui jagat maya.

Usakti, Minggu 2 Maret 2014 23.34 WIB
Pikiran meloncat2 semua hendak dituang dalam blog ini

Neuralgin buat ngilangin pening berkepanjangan karena mata lelah menghadapi terpaan sinar layar komputer.

Mata lelah dibarengi keryitan dahi meneliti pekerjaan dilayar monitor selama berjam-jam dapat membuat tekanan darah naik dan kepala pening dibagian belakang.

Nyut2 nya terasa banget, jadi mengkhawatirkan. Apalagi kalau tekanan darah jauh diatas normal seperti yg saya alami dikisaran 150-160.

Tadi sore waktu ke bu Pramu pulangnya dibawaain Neuralgin satu emplek isi 4, malam ini aku coba minum setelah balik dari makan pop mie dipinggiran s parman samping gerbang usakti.

Biasanya kalau pening begitu aku minum Paramex yg buat sakit kepala, sekarang ada yg buat flu juga. Habis minum Paramex sejam kemudian peningpun mereda. Semoga saja efeknyapun sama.

Pernah dulu coba minum Aspirin, tapi lama redain peningnya.

Usakti, Minggu 2 Marey 2014 23.15 WIB
Nyamuk mulai bertandang kemari, parkir di tangan dan kaki, mukapun juga

Smart Launcher buat android jadi aplikasi pasti semua perangkat androidku.

Setelah kenal dia, maka Smart Launcher jadi aplikasi yg harus terpasang.
Tanpanya perangkat launcher andro terasa memusingkan kebanyakan tampilan dekstop layar andro mungilku yg hanya 4.3".
Usakti, Minggu 2 Maret 2014 22.54 WIB
Habis minum neuralgin agar pening berkurang

Captopril buat nurunin tekanan darah tinggi

Waktu aku cek tekanan darah sudah 2 bulan ini tekanan sarah dalam posisi 160/100 jadi nggak bisa donor darah untuk sementara.
Oleh petugas disarankan kinum Captopril dosis rendah saja 12.5 mg. Setelah seminggu ada perubahan menjadi 150, besok mau cek lagi apakah makin menurun atau tak beranjak dari angka 150.
Aku jadi kepikiran kalau tekanan darah nggak normal2 bisa bahaya bagi kesehatanku. Apalagi kalau pembuluh darah bermasalah, wahhhh ngeri!.
Usakti, 2 Maret 2014 22.37 WIB
mulai ngantuk

Tiap hari kita membuat pilihan memang, mau dibuat seneng, susah semua tergantung kita.

Gambar ini membuat aku terpacu untuk menapak hari dengan semangat dan mensukuri apa yang selama ini Allah sudah limpahkan kenikmatan bagiku.

Aku mestinya harus lebih banyak bersyukur atas kehendak-Nya melalui keputusan dan rasa yang aku punyai.

Usakti, 2 Maret 2014 22.25 WIB
Membunuh jenuh, menghilangkan pening

Nyempatin Silaturahmi ke kawan Bapak Ibu, bu Pramu di Patal Senayan

Rencana sabtu sore tapi batal karena harus tunggu gawang dan ke kebetulan pula kepala kliyengan. Janjian diundur minggu pagi.
Tapi minggu pagi ternyata pusingnya masih nggak reda, hingga siang. Maunya batal kesana  tapi rasanya sudah janji tak nyaman batalin.
Jam 14.30 akhirnya jadilah jalan  kesana naik taksi. Sempat keblasuk blasuk jalan kaki cari alamat rumah bu Pramu, maklum sudah lebih dari 10 tahun nggak pernah kesana.
Akhirnya ketemu dengan beliau, sehat alhamdulillah. Ibu Pramu kawan baik ibu, tahu banyak tentang kehidupan ibu sewaktu ikut bapak di Jambi atau Palembang.
Anak bu Pramu yang bernama Mona sekarang anaknya 2 lelaki semua. Kami cukup akrab dan dia juga tidak banyak berubah baik fisik maupun suara serta gaya bicara.
Pertemuan ini langkah awal menyambung silaturahmi ke para kenalan ibu yang saya pernah kenal, selain nanti sambangi pula para saudara tua bapak dan almh ibu ku.
Generasi berganti, para orang tua beranjak renta, sudah masanya kami menggantikan mereka. Akankah kami generasi berikut mampu membuat hubungan pertemanan ini berlanjut?
Tak terasa kami beranjak tua dan akan renta seperti mereka.
Usakti, Minggu 2 Maret 2014 21.50 wib
Di trotoar s parman disamping gerbang, makan pop mi, white kopi. Cuaca cerah bersahabat.

#2019PROJOKOWI

...