#JKW4P : Saya Pernah Teramat Mendambakan Mahfud MD Untuk Jadi Wapresnya Jokowi Karena Saya Kira Dia Cukup Elegan, eh Ternyata Dia Tidak Seindah Bayangan Saya.



Canden, Sabtu 21 Juni 2014 22.41 WIB
Sukurlah Mahfud MD nggak terpilih jadi wakil Jokowi, ternyata dia amat sangat Oportunis 

#JKW4P : Pelaku Kampanye Hitam Nan Brutal Sudah Sepantasnya Dituntut Tuntas!


Canden, Sabtu 21 Juni 2014 22.38 WIB

#JKW4P : Debat ke 3 Besok Minggu 22 Juni 2014 Bakal Seru! Bakal Ada Yang Salah Bicara Lagi?



Canden, Sabtu 21 Juni 2014 22.26 WIB

#JKW4P : Kalau Nyapres Pada Nggak Kompak Jangan Salahkan Capres Lain Kalau Mengkritisi


Canden, Sabtu 21 Juni 2014 22.19 WIB

#JKW4P : Untuk Urusan Pertanianpun Paparan Jokowi Lebih Nyata dan Tepat Sasaran


Canden, Sabtu 21 Juni 2014 22.16 WIB

#JKW4P : Di Dunia Usaha Capres Jokowi JK Jelas Lebih Mampu Dibanding Capres Lain



Canden, Sabtu 21 Juni 2014 22.13 WIB

#JKW4P : Mereka Begitu Mudah Mengumbar Janji, Biarlah!


Canden, Sabtu 21 Juni 2014 22.10 WIB

#JKW4P : Met Ultah Pak Jokowi , 21 Juni 2014, We Love U



Canden, Sabtu 21 Juni 2014 22.08 WIB

#JKW4P : Kubu Prabowo Memang Tidak Bisa Kompak Kalau Bikin Statement


Canden, Sabtu 21 Juni 2014 22.06 WIB

#JKW4P : Alasan Kenapa Harus pilih Jokowi by Novrianto Kahar Direktur Yayasan Denny JA

Alasan Kenapa Harus pilih Jokowi by Novrianto Kahar Direktur Yayasan Denny JA

Kali ini peneliti muda yang juga Direktur Yayasan Denny JA, Novrianto Kahar menulis alasannya memilih Jokowi. Novri merupakan alumni Pondok Modern Gontor tahun 1996 dan meneruskan kuliahnya di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir hingga tahun 2001. Selanjutnya, Novrianto mengambil jenjang Magister Sosiologi di Universitas Indonesia.

Pandangan Novri ini dituliskan dalam artikel panjang yang Anda bisa nikmati tulisannya di bawah ini:

Ketika berlibur di rumah mertua di Malang pekan lalu, saya menemukan sebagian keluarga dekat istri masih cukup terpesona dengan tampilan dan retorika capres nomor urut 1. Saya bisa memaklumi keterpesonaan mereka. Namun begitu, saya merasa terpanggil untuk mengingatkan mereka bahwa capres nomor urut 2 akan lebih baik dan maslahat bagi mereka dan bagi Indonesia di lima tahun ke depan. Karena cuma berdialog santai, saya waktu itu belum sempat mengemukakan alasan secara runtut dan rinci. Lewat tulisan ini, saya ingin berbagi alasan kenapa saya, Anda, dan rakyat Indonesia perlu mendukung dan menyoblos pasangan capres dan cawapres Jokowi-Jusuf Kalla di Pemilu Presiden 9 Juli mendatang.

Berikut alasan kenapa harus pilih jokowi.

1. Jokowi berprestasi
Anda dapat periksa ini baik ketika dia memimpin Solo maupun Jakarta. Saya bertanya ke Pakde saya yang cukup berwawasan dan bermukim di Solo tentang pendapat dia soal prestasi Jokowi di Solo. Pandangannya positif semua, tidak jauh dari apa yang dikata atau dustakan Fadli Zon di layar kaca. Saya tidak tahu prestasi Gubernur Jakarta sebelum Jokowi, tapi dalam waktu singkat 2 tahun, di mata saya Jakarta banyak berubah. Kemacetan memang belum sirna, tapi upaya untuk mengatasinya dengan berbagai cara tampak sedang bekerja. Kebanjiran memang masih ada, tapi sungai-sungai tempat air mengadu dan berlalu pun tampak sudah genah. Prestasi yang lebih pasti dapat anda tanyakan kepada mereka-mereka yang tersentuh langsung oleh kebijakan Jokowi-Ahok di Jakarta.

2. Jokowi itu manusiawi.
Jokowi tidak angker dan bukan sosok pemarah. Dia bukan tipe pemimpin yang asal sikat jika sedang merencanakan sebuah rencana kerja. Bila dia ingin merelokasi pedagang kaki lima, dia akan ajak mereka bicara. Dia siapkan alternatif-alternatif lahan penghidupan bagi mereka. Jokowi tahu, semua manusia sekecil apapun harus dimanusiakan, bukan diperlakukan dengan akal-akalan dan semena-mena. Kita sudah lama menyaksikan pemimpin arogan yang langsung kirim preman atau pentungan demi menggusur rakyat jelata yang ingin mereka tata. Jokowi bukan tipe pemimpin yang menang-mentang seperti itu. Dia tipe pemimpin yang mengerti betapa beratnya perjuangan hidup di kalangan rakyat jelata.

3. Jokowi tidak atau belum korupsi.
Dilihat dari gaya hidup pribadinya, Jokowi tampak akan lebih tulus mengabdi dan berbakti. Dia hidup sederhana, dan tidak punya kuda yang kelak harus diurus negara. Mobil dinasnya pun cuma Innova. Apakah ongkos politik kelak mengharuskannya untuk korupsi? Mungkin saja! Tapi kemungkinan itu jauh lebih kecil pada Jokowi dibanding rivalnya. Rivalnya telah lama mengeluarkan ongkos miliaran rupiah untuk beriklan di layar kaca. Mau tahu ongkosnya, coba hitung saja! Satu slot iklan 30 detik di televisi itu minimal harus keluar 20 juta. Anda tinggal kalikan berapa slot sehari dan berapa tahun lama rivalnya mencitrakan diri di layar kaca.
Apakah bukannya Jokowi yang sibuk mencitrakan diri dengan aksi blusukannya? Anda harus ingat, Jokowi memang sempat lama ngiklan gratis di layar kaca, karena dulu dia memang kekasih media. Sebelum separtisan sekarang ini, sehari tanpa berita Jokowi bagi media kita bagaikan belum bersantap dan mandi pagi. Itu karena sang maha rating sangat berkuasa di bisnis media, terutama tivi. Tatkala pertarungan politik dimulai, media-media yang partisan tadi baru sadar betapa bahayanya mempromosikan Jokowi di media mereka. Kini kita melihat, beberapa media yang dulu 'menjual' Jokowi, sedang sibuk membujuk pemirsa untuk tidak 'membelinya'.

4. Jokowi produk reformasi.
Bagi pemilih pemula yang tidak mengerti pentingnya reformasi, cobalah bayangkan ini! Anda masih muda, penuh gelora, ingin bebas bersuara. Tapi saban kali menyuarakan keluhan-keluhan hidup anda, anda sangat mungkin ditangkap dan diculik oleh rezim yang berkuasa. Anda tidak bisa sebebas sekarang menyuarakan kepahitan, kegalauan, kemuakan, dan keputusasaan Anda menghadapi keadaan dan sistem politik yang ada. Itulah era Orde Baru yang kini kembali dipuja rival Jokowi. Anda perlu mengerti, Jokowi bukan bagian dan produk rezim yang anti-kebebasan itu, dan jika jadi Presiden, jauh kemungkinan dia akan mengembalikan Anda ke era jahiliah itu.

5. Jokowi tegas menjalankan Konstitusi.
Ini saya saksikan tatkala dia mempertahankan kesetaraan kesempatan seluruh warga negara untuk menjadi pejabat publik. Lebih spesifik tatkala dia tidak sekadar mencari aman dan tegas mempertahankan posisi Lurah Lenteng Agung, Susan Jasmine Zulkifli tatkala dipersoalkan pihak-pihak yang tak senang dengan status agama dan gendernya. Bersama Jokowi, saya tidak khawatir akan ada warga negara yang disingkirkan dari posisi atau jabatannya karena alasan sentimen-sentimen primordial seperti kesukuan maupun agama seperti disinyalir Hashim Jayadiningrat terjadi di Kementerian Pertanian baru-baru ini. Saya yakin pada komitmen Jokowi dalam soal ini, lebih yakin dari komitmen kakak Hashim sendiri.

6. Jokowi lebih sedikit berjanji.
Saya memilih presiden yang lebih sedikit berjanji karena saya akan lebih sedikit dikecewakan. Lebih dari itu, janji-janji masa kampanye bagi saya tak lebih dari gombal-gombal saat pacaran. Saya tentu menaruh harapan agar presiden mendatang mampu membuat ekonomi kita lebih baik, keamanan lebih terjaga, kebebasan tetap terpelihara. Tapi jika ada yang berjanji akan menigakalilipatkan pendapatan saya, saya akan anggap itu angin-angin surga dan tipu daya belaka. Seingat saya, Jokowi tidak terlalu banyak menjanjikan hal yang muluk-muluk. Ini berbeda dengan rivalnya yang sangat berani berjanji agar memikat hati pemilih.

7. Jokowi membuat Anda peduli dan berpartisipasi.
Jokowi tidak memberi anda instruksi, tapi anda justru peduli dan tergerak untuk berpartisipasi, bahkan dengan mengorbankan waktu dan materi. Itulah tipikal pemimpin yang mampu memberi inspirasi. Bersama Jokowi, anda peduli bahwa negeri ini perlu berbenah, perlu berubah. Anda suka rela ikut serta berkontribusi demi merawat mimpi perubahan itu. Dengan kepedulian dan partisipasi semacam ini, Jokowi akan berutang budi kepada anda, bukan kepada penyumbang antah-berantah yang kelak akan akan menggerogoti anggaran negara demi mengembalikan investasi mereka. Jokowi lebih banyak berhutang kepada ketulusan Anda, bukan kepada uang muka proyek yang dijanjikan kepada pengusaha.

8. Jokowi anti-diskriminasi.
Ini sudah terbukti baik di Solo maupun Jakarta. Bersama Jokowi, anda tak perlu khawatir akan diperlakukan berbeda dan teraniaya karena suku, ras, agama, dan antar-golongan (SARA) anda. Para pendukung diskiriminasi SARA memang tidak akan suka pada Jokowi. Itu bukan kisah baru dalam peradaban umat manusia. Berada dan memperjuangkan aspirasi dan kepentingan pihak yang banyak memang mudah dan itulah tuntutan demokrasi. Tapi menghargai dan memastikan pihak minoritas tidak terdiskriminasi juga membuktikan kematangan dan anti-mentang-mentang dalam iklim demokrasi.

9. Jokowi tidak bagi-bagi kursi.
Yang ini anda boleh percaya boleh tidak. Soalnya dalam koalisi partai-partai, sangat mustahil tidak terjadi power sharing atau pembagian kekuasaan. Namun, jika anda buat perbandingan, Jokowi tidak sevulgar rivalnya dalam mengumbar pengkavlingan kekuasaan. Bersama Jokowi, pos-pos kementerian negara lebih mungkin tidak dijadikan lahan bagi-bagi hadiah kepada rekan koalisi. Bersama Jokowi, kita lebih mungkin mendapatkan Menteri Agama yang tidak mengorupsi dana haji, Menteri Komunikasi dan Informasi yang lebih mengerti urusan informasi-teknologi, Menko Ekuin yang tak membuat bocor Anggaran Pendapatan Belanja Negara sampai ribuan triliun rupiah. Saya tidak terlalu yakin, tapi lebih mungkin daripada rivalnya.

10. Jokowi belum bernoda.
Setahu saya, Jokowi belum punya rekam jejak suram di masa silam. Dia tidak pernah dipecat dari jabatan, atau melarikan diri ke luar negeri demi lepas dari jerat hukum, atau pun memperkaya diri karena berkuasa. Kini ada yang menuduh Jokowi terlibat kasus korupsi bus Transjakarta. Menurut kawan yang ahli bidang kajian korupsi, dalam kasus ini, Jokowi bersih! Tapi bagaimana dengan munculnya sosok-sosok yang diduga kuat punya rekam jejak buruk masa lalu yang kini menggelendoti Jokowi? Ya, Jokowi sebagaimana kita semua, mungkin saja ternoda. Dalam bahasa fikih, Jokowi mungkin saja ternodai (mutanajjas), tapi dirinya sendiri belumlah bernoda (najis). Ini lebih baik dari dia yang pada dirinya sendiri adalah noda dan dikelilingi orang-orang atau kelompok yang memang bernoda.

11. Jokowi tidak akan merecoki.
Jika anda anak muda yang kreatif dan sedikit usil, yakinlah bahwa Jokowi yang berjiwa rocker tak akan merecoki urusan anda. Sekalipun anda membuat parodi tentang dirinya, mencemooh tampang ndeso-nya, atau mungkin ingin mengumpatnya. Saya yakin, Jokowi tak akan gundah, rapopo, dan woles saja. Kebebasan dan kreativitas anda tak akan dia hambat dan haling-halangi. Karena tidak berkoalisi dengan pihak-pihak yang suka merecoki urusan orang lain, dia pun lebih mungkin tidak menggunakan pihak ketiga untuk menggebuk anda. Jika Jokowi menjadi Presiden, Anda tak perlu khawatir berekspresi dengan Facebook, Twitter, atau media sosial lain yang menyinggung-nyinggung dirinya. Saya haqul yakin akan watak Jokowi dalam soal ini dibanding rivalnya.

12. Jokowi realistis soal ekonomi.
Sepanjang yang saya simak dari debat capres putaran kedua 15 Juni lalu, Jokowi tampak tak akan gegabah mengurusi ekonomi. Dia sangat peduli dengan ekonomi berdikari dan pemberdayaan wong cilik, tapi dia juga tidak akan membuai anda dengan retorika-retorika kosong tentang nasionalisasi. Saya merasa iklim investasi kita akan lebih baik dan bersih bersama sosok yang kurang mencemaskan bagi pelaku ekonomi. Saya pun yakin, kebocoran uang negara akan lebih mungkin disumbat oleh Jokowi. Rasanya, dia bukan tukang tambal ban yang sudah bersekongkol dengan para penebar paku jalanan. Keyakinan saya pada Jokowi dalam aspek ini melebihi keyakinan saya pada retorika rivalnya!

Inilah alasan kenapa harus mendukung Jokowi. Semoga ini juga menjadi alasan anda hadirat pembaca. Pendek kata, bagi saya memberi alasan kenapa memilih ini dan bukan itu adalah yang pertama, sedangkan siapa sosok presidennya adalah nomor dua.

Sekian

Sumber :
https://www.facebook.com/jokowi.aza.3

Canden, Sabtu 21 Juni 2014 22.01 WIB

#JKW4P : Resiko Jika Prabowo Presiden Oleh Peter Julio Tarigan

(Foto oleh Peter Julio Tarigan)
KALAU tidak salah foto ini saya ambil seminggu setelah peristiwa Trisakti 1998 di Seskoad Bandung, tepatnya tanggal berapa saya lupa. Saya termasuk wartawan foto yang beruntung saat itu. Karena masa itu, Pak Prabowo sulit sekali ditemui. Dan sayapun sebenarnya dilarang meliput acara ini, tetapi entah mengapa saya bisa juga masuk. Namun sehabis mendapatkan foto ini saya langsung digiring keluar. Tidak diperbolehkam masuk lagi sampai selesai acara. Namun foto ini (dalam tulisan ini, red) karya saya. Asli saya yang memotret. Kalo Tim Kampanye Prabowo mau memakai silahkan saja. Tak perlu dibayar. Silahkan dipakai sepuasnya.

Lalu apa hubungannya foto ini dengan pemilu?
Mari kita hubungkan. Yang jelas Prabowo nyapres sekarang. Masa 1998, dia adalah orang paling getol melawan pergerakan mahasiswa. Bukti, adanya Tim Mawar yang sudah diakui dan Prabowo menggerakkannya. Yah, Prabowo sekarang sudah menjalani masa hukumannya dan mempunyai hak politik untuk nyapres. Silahkan saja. Anggap aja Prabowo lolos jadi presiden.
Latar belakang dia yang ditutup dengan karir tidak baik di TNI. Lalu jadi presiden, ini akan menjadi duri dalam daging. Percayalah, jalannya pemerintah dia pegang dia tidak berjalan baik. Pemerintahan Prabowo pasti terseok seok.Isu HAM jadi bom waktu. Bola panas yg bisa digulirkan kapan saja. Entah dari kubu siapa saja. Jangan jangan dari kubunya sendiri pun bisa.

Saya percaya ini sangat bisa terjadi. Ingat peristiwa Gus Dur di suruh pulang dari Istana? Pasti tahu dong siapa yg paling getol nyuruh Gus Dur pergi dari istana. Orang itu sekarang ada di kubu Prabowo. Menjadi penasihatnya Prabowo. Tidak tertutup kemungkinan, hal ini akan terjadi. Prabowo bisa di-Gusdur-kan dalam masa setahun, dua tahun, tiga tahun. Tinggal masalah waktu saja. Remote control itu di otak atik. Selesailah pemerintahannya. Lalu parlemen bersidang terus. Isu pemilu lagi. Demo yang pro dan kontra terus ada di jalanan. Bisa bisa setiap hari demonstrasi di jalanan protokol ibukota. Ingat, mei 1998 sampai masa akhir pemerintahannya Habibie, hampir tidak putus demontrasi tiap hari di jalanan. Semua stasiun tivi mengemas berita dalam segala hal. Mulai dari kritisi sampai dukung mendukung.

Alhasil, ekonomi pasti tidak berjalan dengan baik. Investor takut masuk ke Indonesia. Uang kabur ke luar Indonesia. Rakyat tambah sengsara. Pengangguran dimana mana.Saya tidak menakut nakuti. Tapi ini bisa menjadi agenda beberapa orang untuk membuat Indonesia tidak hebat hebat. Kita tidak tahu siapa. Tapi yang pasti, orang itu orang orang jahat. Bayangkan kamu berjalan memakai sepatu yang di dalamnya berpasir. Tinggal menunggu waktu lecet. Dan lepas itu sepatu. Nah, kalo ada orang baik mau bikin perubahan kenapa ngga kita dukung.

Sedikit tentang saya. Garis keluarga saya adalah orang PNI. Dulu Nenek saya adalah mantan wakil ketua PDI di kota kabupaten asal saya. Nenek saya bosan keluar masuk penjara. Dari umur 12 tahun saya sering dibawa ikut rapat rapat PDI. Karna saya memang cucu pertama nenek jadi sering menempellah. Pemandangan yang sangat biasa buat saya adalah orang berdebat gebrak meja lalu pulangnya berpelukan. Bahkan kampanye pun saya ikut membantu mengangkat-angkat barang. Tanpa dibayar yar. Ikut bantu bantulah. Lebih sedih lagi, ibu saya yang masa itu jadi saksi PDI di TPS kami berada. Jadi bahan olokan tetangga. Saya masih ingat ibu dan bapak saya berdoa sebelum berangkat TPS. Mereka berdoa berpelukan sambil menangis. Ngga bakal gue lupa peristiwa ini. Alhasil, suara di TPS kami PDI hanya 2 suara saja. Pasti suara ibu dan bapak saya. Selainnya Golkar dan PPP. Ngga jarang di permainan teman teman kecilku, kalimat PDI sering terpleset PKI.

Ironisnya, nenek saya yang wakil ketua saat itu dikerjain sama rekan separtai sendiri. Sengaja dikasih nomor urut gagal. Wakil Ketua lho. Nah, ini sedikit sejarah ke-Banteng-an gue. Kalo diceritain masih banyak dan panjang.Lalu, bukan berarti asal capres PDI-P saya dukung. Bukan berarti asal kebijakan PDI-P saya setujui. Tidak sama sekali. Kalau tidak berpihak kepada rakyat, saya harus lawan. Siapapun itu. Termasuk PDI-P.

Karena pekerjaan saya fotografer, seringlah bertugas ke luar Jakarta. Suatu ketika ada pekerjaan di Solo, saya menginap hampir seminggu di Hotel Novotel Solo. Karena bosan sarapan di hotel terus, beberapa hari saya mencoba mencari sarapan di kaki lima. Lalu bertemulah saya di emperan kaki lima dengan penjual nasi liwet, Ibu Sum namanya. Tidak jauh dari Hotel Novotel Solo. Beberapa hari saya sarapan nasi liwet dia.
Karena beberapa kali bertemu terjalinlah pembicaraan saya dengan Ibu Sum. Lalu jatuhlah ke topik walikota Solo yang lagi happening, Jokowi.
Saya bilang, saya dengar walikota ini sangat merakyat ya bu? … Tahu apa jawab Ibu Sum?
“Itu nasi yang kamu makan berasnya dari Pak Jokowi to mas?” Dalam hati saya pikir kok bisa?
Kata Ibu Sum lagi, “lihat saja palingan bentar lagi dia singgahin sini lagi berasnya.”
Tidak lama berselang, lewatlah sedan hitam Toyota, saya lupa plat nomor dan type sedannya. Turunlah seorang bapak yang kurus, mengangkat sekarung beras bersama sopirnya memberikan ke Ibu Sum. Lalu langsung pergi sambil mengangguk lempar senyum ke saya. Saya tidak mengenal siapa orang ini. Sayapun senyum saja. Ibu Sum menepuk saya, “itu to mas Pak Jokowi.” Air mata saya keluar seketika.

Kita Pemilu lagi ne cui. Anda tidak peduli. Atau golput. Atau nyoblos. Presiden anda harus baru. Saya tidak mau Indonesia gampang di otak-atik orang orang jahat. Indonesia masih mempunyai harapan. Indonesia masih mempunyai pemimpin yang pro rakyat. Hari ini dia nyapres, buat memimpin Indonesia yang pro rakyat: Jokowi.Saya tidak mendewa-dewakan dia. Buat saya dia adalah sosok putra Indonesia yang benar. Dia tidak jago berpidato. Wajahnya kampungan. Tapi pikiran dan kerjanya Indonesia. Dan Indonesia. Kalo ada pemimpin tulus, jujur dan baik yang mau membereskan Indonesia, mengapa tidak didukung? Sesederhana itu aja. Mari kita anggap, Prabowo presiden. Anggap saja. 9 Juli coblos Jokowi.

Salam Dua Jari.

sumber :
https://www.facebook.com/muhammad.ihwan.587 (John Tavolta)

Canden, Sabtu 21 Juni 2014 21.59 WIB

#JKW4P : Prabowo Yang Saya Tahu (2) dari Tim Relawan Jokowi Presiden

28 ALASAN YANG KATANYA PRABOWO LAYAK JADI PRESIDEN. NYATANYA BERBEDA JAUH !

(Broadcast yang beredar di BBM oleh pendukung Pra HARA cukup berhasil membius pembaca. Ini bantahan kami Tim Relawan Jokowi Presiden. Baca dan Sebarkan !!)

1. Katanya: PRABOWO TEGAS !
Nyatanya: KOMPROMISTIK ASALKAN BISA JADI PRESIDEN RI. TERBUKTI SAAT MULAI MEMBANGUN KOALISI, JUGA BERUBAH MEMUJI SBY DEMI DAPAT DUKUNGAN SUARA !

2. Katanya: PRABOWO BUKAN CAPRES BONEKA !
Nyatanya: JADI BONEKA KOALISI DIPIMPIN AMIEN RAIS. SEBELUMNYA, PRABOWO MENGATAKAN JIKA IA BONEKA ADIKNYA PENGUSAHA HASYIM JOYOHADIKUSUMO.

3. Katanya: PRABOWO BUKAN PETUGAS PARTAI TAPI LEADER !
Nyatanya: UNTUK DIKETAHUI GERINDRA ITU PARPOL MILIK KELUARGA PRABOWO, MEMAKAI SISTEM KOMANDO DAN TIDAK PERNAH MENGGELAR KONGRES NASIONAL.

4. Katanya: PRABOWO CERDAS, IQ-NYA 152, DEKATI EINSTEIN !
Nyatanya: KALAU CERDAS DIA MAMPU MENJAWAB SESUAI PERTANYAAN. SAAT DEBAT YANG DITANYA LAIN, YANG DIJAWAB LAIN. CERDAS DARI HONGKONG?

5. Katanya: PRABOWO SETIA, TIDAK LANGGAR PERJANJIAN BATU TULIS !
Nyatanya: ISI PERJANJIAN BATU TULIS HANYA BERLAKU JIKA MEGAWATI JADI PRESIDEN RI TAHUN 2009. KARENA MEGAWATI TIDAK TERPILIH SERTA MERTA PERJANJIAN ITU GUGUR ! SILAHKAN TIM HUKUM PRABOWO AJUKAN GUGATAN PERDATA KE PENGADILAN. KENAPA TIDAK BERANI?

6. Katanya: PRABOWO KATANYA TIDAK MUNAFIK !
Nyatanya: PRABOWO MUNAFIK DI ATAS PANGGUNG, BALIK PANGGUNG SERING MEMAKI-MAKI JOKOWI. MENJELANG DEBAT CAPRES RI, JOKOWI MENGAJAK UNTUK BERANGKULAN IA MENAMPIK, SAAT DIPANGGUNG TAMPIL SEOLAH-OLAH SANGAT RENDAH HATI. MUNAFIK !

7. Katanya: PRABOWO KATANYA BERKARAKTER !
Nyatanya: PRABOWO PLINTAT PLINTUT DAN EMOSIONAL. JIKA MERUNUT ULANG, BANYAK PERNYATAANNYA YANG SELALU BERUBAH-UBAH. BERKARAKTER APANYA?

8. Katanya: PRABOWO BERLATAR MILITER, SELAMA PRESIDEN DIPEGANG MILITER NKRI TETAP TERJAGA.
Nyatanya: SOEKARNO BUKAN BERLATAR MILITER NAMUN SANGAT DISEGANI DUNIA. PRABOWO ADALAH BEKAS PRAJURIT MILITER YANG DIPECAT, TIDAK DISENANGI PIMPINANNYA KARENA SUKA ADU DOMBA DAN INDISPLINER MENTANG-MENTANG ANAK MANTU SOEHARTO. CEK PERNYATAAN BEKAS ATASANNYA (LUHUT & AGUM GUMELAR)

9. Katannya: PRABOWO ANAK MENTERI KEUANGAN SOEKARNO DAN CUCU PENDIRI BANK INDONESIA !
Nyatanya: INI FITNAH BAGI JOKO WIDODO, SEOLAH-OLAH JOKO WIDODO DATANG DARI LATAR BELAKANG KELUARGA YANG TIDAK JELAS. NAH, KETAHUAN SIAPA YANG SEBARKAN FITNAH INI !

10. Katanya:PRABOWO BERHASIL JADIKAN KOPASSUS PASUKAN ELITE DUNIA !
Nyatanya:INI KLAIM NGAWUR, YANG BERJASA BIKIN KOPASSUS PASUKAN ELITE DUNIA ITU LB MOERDANI, PRABOWO JUSTRU MANFAATKAN KOPASSUS UNTUK KEPENTINGANNYA.

11. Katanya: PRABOWO KETUA HIMPUNAN KERUKUNAN TANI INDONESIA (HKTI), PEDULI PETANI DAN RAKYAT KECIL
Nyatanya: INI KEBOHONGAN, HKTI YANG SEBENARNYA DIBAWAH PIMPINAN H.OESMAN SAPTA ODANG. HKTI VERSI PRABOWO KALAH GUGATAN DI MAHKAMAH AGUNG.

12. Katanya: PRABOWO SATU-SATUNYA CAPRES RI YANG BERANI TEKEN KONTRAK POLITIK DENGAN BURUH !
Nyatanya: HANYA CAPRES JOKO WIDODO SAJA YANG BERANI NAIKAN UPAH BURUH SAAT BELUM LAMA MENJABAT JADI GUBERNUR DKI JAKARTA. JOKOWI DITENTANG KERAS SAMA ASOSIASI PENGUSAHA INDONESIA (APINDO), NAMUN IA TAK PEDULI !

13. Katanya: PRABOWO PEDULI PEDAGANG PASAR MELALUI APPSI (ASOSIASI PEDAGANG PASAR TRADITIONAL)
Nyatanya: TIDAK JELAS APA YANG IA PERBUAT, KALAU BUKAN HANYA SEKEDAR PENCITRAAN DEMI PILPRES 2014. JOKO WIDODO JUSTRU YANG SANGAT GETOL BICARA DAN LAKUKAN PEMBENAHAN PASAR TRADITIONAL AGAR BISA BERSAING DENGAN PASAR MODERN. INI TAK TERBANTAHKAN !

14. Katanya: PRABOWO KETUA IPSI (IKATAN PENCAK SILAT INDONESIA) JUARA SEA GAMES, BAHKAN RELA RUMAHNYA JADI TEMPAT LATIHAN.
Nyatanya: INI KEBOHONGAN, IPSI ITU TETAP DIBAWAH KONI DAN ADA ANGGARANNYA. KALAU MENANG SEA GAMES TAK BERARTI KARENA MURNI BERKAT PRABOWO. SOAL RUMAHNYA DIPAKAI UNTUK LATIHAN, JANGAN-JANGAN ADA PENYALAHGUNAAN ANGGARAN. INI WAJIB DIUSUT !

15. Katanya: PRABOWO MENGUASAI 4 BAHASA ASING (INGGRIS, JERMAN, PERANCIS DAN JERMAN)
Nyatanya: INI TIDAK PENTING, KALAU MENGUASAI BAHASA JADI GURU PRIVAT SAJA. JADI PRESIDEN YANG DIBUTUHKAN JIWA NASIONALISMENYA, BUKAN SAAT NEGARA GENTING KABUR KE YORDANIA.

16. Katanya: PRABOWO SABAR, MESKI DI FITNAH, TAK PERNAH MEMBALAS
Nyatanya: DISINYALIR ADA DANA 200 MILYAR LEBIH YANG DIGELONTORKAN UNTUK MEMBUNUH KARAKTER JOKO WIDODO, BAIK MELALUI SOSIAL MEDIA (FACEBOOK DLL), JUGA MELALUI SEJUMLAH TABLOID TERUTAMA TABLOID OBOR. PRABOWO ACAPKALI MEMAKI-MAKI JOKOWIDODO DALAM SEJUMLAH KAMPANYENYA.

17. Katanya:PRABOWO ITU PEMIMPIN YANG AMANAH
Nyatanya:KALAU AMANAH BERBUAT SESUATU TANPA PERLU DIPUJA PUJI, MENDAPATKAN BALASAN. PRABOWO ITU BIKIN SESUATU AGAR LOLOS JADI PRESIDEN RI. AMANAH APANYA?

18. Katanya: PRABOWO DI DUKUNG TOKOH-TOKOH AGAMA.
Nyatanya: TEPATNYA DI DUKUNG KELOMPOK ANTI TOLERANSI, SEPERTI FRONT PEMBELA ISLAM (FPI), AMIEN RAIS YANG MENYERUKAN PERANG BADAR (PERANG AGAMA), RHOMA IRAMA YANG RASIALIS SAAT JOKOWI MAJU JADI GUBERNUR DKI JAKARTA.

19. Katanya: PRABOWO BERHASIL SELAMATKAN TKI DARI HUKUMAN MATI.
Nyatanya: MENGAPA CUMA WILFRIDA SOIK? MANA SIKAPNYA UNTUK TKI LAINNYA. KALAU KLAIM SEMUA JUGA BISA, PRABOWO HANYA SALAH SATU DARI BANYAK ORANG YANG MEMBELA WILFRIDA. UNTUK DIKETAHUI WILFRIDA SOIK DITUNGGANGI UNTUK PROYEK PENCITRAAN MENUJU RI 1.

20. Katanya: PRABOWO KETUA DEWAN PEMBINA GERINDRA, RIDWAN KAMIL, WALIKOTA BANDUNG ITU KADER GERINDRA JADI WALIKOTA TERBAIK DUNIA.
Nyatanya: PRABOWO MEMANG DI POSISI PARTAI KELUARGA SENDIRI. RIDWAN KAMIL ITU DIDUKUNG BANYAK PARTAI TIDAK HANYA GERINDRA. RIDWAN BARU MASUK NOMINASI CALON WALIKOTA TERBAIK DUNIA, SEDANGKAN JOKOWI SUDAH JADI WALIKOTA TERBAIK DAN KINI JUGA MASUK NOMINSASI GUBERNUR TERBAIK DUNIA.

21. Katanya: PRABOWO BLUSUKAN KE PUNCAK EVEREST UNTUK KIBARKAN MERAH PUTIH
Nyatanya: SUDAH JADI PENGETAHUAN UMUM, JIKA JAMAN ORDE BARU, PRABOWO MENDAPAT PERLAKUAN KHUSUS. SAAT INI MENDAKI PUNCAK EVEREST ITU BIASA, BAHKAN OLEH KAUM DISABILITASI (ORANG CACAT) KUNCINYA ADA PERHATIAN DARI NEGARA.

22. Katanya: PRABOWO BLUSUKAN HAMPIR KE SEMUA WILAYAH TANAH AIR SEBAGAI PRAJURIT ABRI.
Nyatanya: SELAMA BERKARIR DI MILITER IA BANYAK HABISKAN WAKTU JALAN-JALAN KE LUAR NEGERI, INDISIPLINER. IA JUGA BANYAK MENDAPATKAN PERLAKUAN KHUSUS KARENA ANAK MANTU PRESIDEN SOEHARTO.

23. Katanya: PRABOWO BLUSUKAN BEBASKAN SANDERA DARI OPM SEHINGGA DI PUJI DELTA FORCE.
Nyatanya: YANG BEBASKAN SANDERA TENTARA MERAH PUTIH, TANPA DIKENAL, TANPA TANDA JASA. PRABOWO MUNCUL SETELAH SANDERA BERHASIL DIBEBASKAN, LALU BICARA DI TVRI SEOLAH-OLAH DIRINYA PALING BERJASA.

24. Katanya: PRABOWO SERING BLUSUKAN TANPA MINTA DILIPUT MEDIA MASSA
Nyatanya: PRABOWO PASANG IKLAN BERTAHUN-TAHUN DI SELURUH MEDIA TELEVISI UNTUK MENAIKAN RATINGNYA. INI BUANG-BUANG BIAYA. KALAU UANG ITU DIPAKAI UNTUK BANTU RAKYAT, PASTI BANYAK YANG TERTOLONG.

25. Katanya: PRABOWO TIDAK MENGEMIS UANG RAKYAT UNTUK KAMPANYE, JUSTRU MEMBERI UANGNYA UNTUK ANAK YATIM.
Nyatanya: TIM PRABOWO-HATTA YANG MULA-MULA MENGKRITIK, KINI IKUT-IKUTAN MINTA SUMBANGAN LEWAT REKENING. PKS MENEBAR ANCAMAN AKAN MUNDUR. NAH…KENAPA TIDAK MUNDUR ?? MENURUT INFO: HAMPIR SETIAP HARI KELOMPOK-KELOMPOK MENDATANGI RUMAH POLONIA SODORKAN PROPOSAL UNTUK DEKLARASI DUKUNGAN. PERSEDIAAN UANG MENIPIS, MAKA HASYIM MARAH-MARAH DAN MINTA AGAR SEGERA CARI SOLUSI BIAR DANA TIDAK HABIS.

26. Katanya: PRABOWO BERWIBAWA DAN DISEGANI DUNIA INTERNATIONAL
Nyatanya: PRABOWO JUSTRU DI ANGGAP MUSUH DUNIA KARENA MASUK KATEGORI PENJAHAT HAM BERAT. IA TERUS DIANCAM AKAN DITANGKAP JIKA MELINTASI AMERIKA !

27. Katanya: PRABOWO TIDAK MENCLA-MENCLE !
Nyatanya: SUKA MENCLA MENCLE, MEMUJI MUJI PRABOWO, KETUA PPP YANG KINI JADI KORUPTOR DEMI KEKUASAAN

28. Katanya: PRABOWO SATU DAN SANTUN !
Nyatanya: SUKA MAKI-MAKI JOKO WIDODO SAAT KAMPANYE. DIA PUNYA DUA TANGAN, DUA TELINGA, DUA KAKI DAN HANYA PUNYA SATU MULUT UNTUK OBRAL JANJI. KALAU KECAP YA NOMOR 1, KALAU PRESIDEN YA NOMOR 2.

Udah segitu dulu.

Link terkait
https://www.facebook.com/notes/gtr-saroso/prabowo-yang-saya-tahu-1/10152434779677510

Canden, Sabtu 21 Juni 2014 21.55 WIB

#JKW4P : Prabowo Yang Saya Tahu (1)

Seseorang menuliskan hal ini dan saya simpan untuk tambahan wawasan.

TERKUAK 5 KEBOHONGAN PRABOWO SAAT DEBAT CAPRES

(1). Ngaku Ketua HKTI, nyatanya BOHONG ! (HKTI- Himpunan Kerukunan Tani Indonesia versi Prabowo kalah di MA, HKTI saat ini resmi dipimpin Oesman Sapta). http://m.metrotvnews.com/read/2014/06/16/253474

(2). Ngaku akan programkan dana 1 Miliar per Desa nyatanya BOHONG (Dana 1,4 M per Desa sudah ada dalam UU, siapapun Presiden RI wajib melaksanakannya!)

(3). Ngaku Negara bocor 700-1000 triliuan pertahun ternyata BOHONG (Johan Budi bilang KPK tidak keluarkan rilis resmi, pernyataan Abraham Samad adalah Opini yg menegaskan ada potensi kerugian, bukn negara rugi 700 triliun. Faisal Basri bilang kalau itu yang terjadi Indonesia sudah hancur)

(4). Ngaku paham Ekonomi ternyata BOHONG! (Cawapres Hatta Rajasa pernah berikan TPID Awards 2012 untuk Jokowi, karena dianggap Gubernur pengendali Inflasi terbaik. TPID = Tim Pengendali Inflasi Daerah, ini harus diketahui seorang Presiden, selain itu TPID sendiri sangat dipahami Hatta Rajasa selaku Menko Ekonominya SBY, Kalau Capres saja tidak tahu jejak rekam Cawapresnya lalu apa ini gak konyol)

(5). Lagak Ksatria di panggung nyatanya BOHONG (Nyatanya diluar panggung tak ladeni Jokowi bahkan memaki-makinya terus dalam orasi kampanye. Silahkan cek Youtube sebelum dan jelang Debat Capres RI)

Adakah anda tahu hal-hal lain selain diatas?

Share!

Link terkait :
https://www.facebook.com/notes/gtr-saroso/prabowo-yang-saya-tahu-2-dari-tim-relawan-jokowi-presiden/10152437428682510

Canden, Sabtu 21 Juni 2014 21.54 WIB

#JKW4P : Mengapa Jokowi Harus Jadi Presiden Untuk Menyelesaikan Masalah Jakarta?

Ada tulisan menarik di Kompasiana yang saya arsip untuk wawasan saya tentang mengapa Jokowi harus jadi Presiden kalau ingin Jakarta lebih oke.

berikut tulisan lengkapnya

Jokowi belum selesai masa jabatan Gubernur DKI kok mencalonkan diri jadi presiden?
Pertanyaan gampang ini sudah berkali-kali dijawab tapi gak apa-apa, silakan menyimak buat yang belum baca. Kondisinya persis seperti pertanyaan rakyat Solo yang terlanjur mencintai Jokowi bertanya: Mengapa Jokowi meninggalkan Solo dan harus ke Jakarta.
--------------------------------------------------------------------------------
Mari kita berpikir arif dan realistis, jangan idealis dulu. Jokowi jadi presiden itu karena dia "DIMINTA" bukan dia yang menyodorkan apalagi jual diri seperti capres-capres lain yang pada nggak tahu diri sok Pede mau jadi presiden padahal elektabilitasnya gak ada seujung kukunya Jokowi.
Kita semua tahu kalau untuk mberesin jakarta itu gak gampang dan gak bisa dalam waktu singkat. Minimal dalam waktu sesingkat itu hasilnya riil.. dia bener-bener meres otak meres keringat niat kerja! selalu kelihatan kok memang bener-bener tiap hari seharian kerja! Saking fokusnya kerja mikirin rakyat sampai makan aja ala kadarnya dan istirahat juga kurang. Yang kayak gini masih juga dikeritik maka orang ngeritik itu bener-bener nggak tahu diri. Coba saja bandingkan Jokowi dengan Foke dan gubernur sebelumnya yang selama menjabat gak kelihatan sama sekali hasilnya.
Gubernur-gubernur jakarta sebelumnya kebanyakan cuma ngurusin proyek-proyek jangka pendek yang sama sekali tidak menyelesaikan masalah Jakarta. Kebanyakan proyek jangka pendek yang cepet cair dan bisa langsung dipanen (biar bukan gubernur selanjutnya yang menikmati).
Contohnya Sutiyoso.. tinggal bikin jalan, pembatas dan halte, jadilah busway.. duwit langsung cair dan buat uang saku dia untuk bikin partai, nyalon presiden dan pensiun nanti. Jokowi? dia satu-satunya gubernur yang mengarah ke pembangunan MRT dan Monorail yang jelas-jelas proyek jangka panjang dan non profit karena kemungkinan proyek selesai Gubernurnya sudah ganti (nah yang ini baru bener bikin angkutan anti macet dan nggak bikin macet). Saya sendiri bisa rasakan sendiri, jangankan pas jalan di Eropa, di Negara Tetangga Asean saja kayak Malaysia, Singapore, Thailand dll udah pada punya MRT dan monorail. Cuma Indonesia yang gak punya!!! Malu benerr...
Jadi nih Jokowi gak cuma deket sama rakyat tapi dia juga mendengar langsung suara rakyat dan tahu apa yang mereka butuhkan (rakyat didatangi dan didenger aja adem kok bro.. apalagi dibantu, sorry to say, yang kayak gini gue sih sejujurnya langka. Yang lain cuma latah aja sih). Itu cuma contoh kecil saja. beberapa dari kita hanya melihat dari sisi negatifnya saja,
Faktanya adalah gak bakalan ada gubernur macem manapun yang bisa beresin macet dan banjir dalam waktu singkat tanpa support dan campur tangan dari pemerintah pusat. Masalah macet dan banjir ini bukan cuma masalah dan Pe Er Jakarta!!! Tapi Pe Er banyak wilayah.
Semua orang tahu kalau banjir di jakarta tidak lepas dari kiriman dari atas, biarpun jakarta terang benderang yang namanya banjir bisa langsung datang sekonyong-konyong kalau Bogor, depok dan area atas hujan deras. Artinya gak cuma Jakarta yang perlu dibenahi! Presidennya musti nggetok kepala daerah sekitar jakarta supaya gerak (bikin bendungan, sudetan dll) juga biar masalah banjir jakarta bisa cepet selesai.
Macet? Siapa bilang masalah macet cuma masalah Jakarta... salah besar!!! Indonesia ini negara aneh.. Ibukota Jakarta jadi pusat segalanya.. ya pusat Pemerintahan... ya pusat Ekonomi.. pusat segalanya... makanya semua penduduk numpuk di Jakarta.. semuanya gak ada yang fokus, orang pemerintahan nongkrongin orang bisnis, orang bisnis tiap hari nyogokin orang pemerintahan.. makanya rusak semua.
Di luar negeri bahkan Asia selalu disebar... pusat pemerintahan dan pusat bisnis selalu berbeda. Contohnya?
Buanyakk!!: Negara yang dianggap hebat kayak Amerika saja pusat pemerintahan (Washington) terpisah dari pusat ekonomi (New York). Ini jelas-jelas tugas dan wewenang pemerintah Pusat.. bukan Jakarta!
Makanya jangan disalahkan kalau seluruh penduduk Indonesia berbondong-bondong memenuhi jakarta yang merupakan pusat segalanya.
Kebijakan lain-lain yang jelas-jelas mengurangi macet kayak pembatasan produksi kendaraan juga kagak jalan di Indonesia.
Tiap "hari" tambahan ribuan motor dan mobil baru memenuhi jalan. Sementara jumlah dan luas jalan segitu-segitu saja dari dulu. Ini juga Pe-Er dan tanggung jawab Pusat untuk bikin regulasi, bukan jakarta. Jangan takut setoran berkurang gara-gara membatasi jumlah kendaraan dan trayek angkot.
Masih banyak masalah lain yang mentrigger banjir dan macet tapi mayoritas tanggung jawab pusat, bukan daerah. Jadi justru kalau menjadi presiden/mentri/pejabat di pusat malah lebih punya kesempatan dan wewenang untuk membenahi Jakarta.Yang namanya tugas... dimanapun posisinya.. yang penting beritikad baik, fokus, bekerja sepenuh hati demi rakyat. Tidak masalah. Apalagi sebagai Presiden, memimpin negara.
Hayo Jujur.. Gak usah jadi presiden deh. Kita semua klo jadi supervisor tiba-tiba diminta dan dicalonkan jadi manager apalagi direktur perusahaan, apakah kita tolak? Jadi Kepala Desa tiba-tiba diminta dan dicalonkan jadi bupati/walikota, apakah kita tolak? Kami minta jawaban jujur....
Secara realistis mayoritas rakyat indonesia sudah menetapkan hatinya kepada Jokowi sebagai presiden Indonesia. Ini adalah berita gembira buat Jakarta dan Indonesia. Saat ini masalah utama dan terbanyak yang menjadi bottleneck/hambatan pembangunan Jakarta adalah kurangnya respon dan dukungan dari pemerintah pusat. Dengan adanya duo Jokowi sebagai presiden dan Ahok sebagai gubernur Jakarta maka impian rakyat Jakarta agar masalah macet, banjir dll terselesaikan cepat akan menjadi kenyataan.
Bila duo Jokowi Ahok ini kompak dan sinkron maka baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah Jakarta akan ada sinergi dan dukungan penuh (full power) dalam penyelesaian masalah jakarta termasuk masalah pembangunan bendungan untuk solve banjir, MRT-Monorail dan jalur anti macet dll yang selama ini justru terhambat oleh pemerintahan pusat di bawah SBY yang cenderung lambat dan kurang responsif terhadap masalah Jakarta. Kami yakin bahwa bila Jokowi memimpin pusat maka dia akan bisa memastikan semua pejabat dan pimpinan pusat untuk full power mendukung Ahok dan Jakarta!
Sumber :
http://politik.kompasiana.com/2014/06/14/bagaimana-kepemimpinan-prabowo-atau-jokowi-jika-terpilih-menjadi-ri-1--666124.html

Terlepas urusan Jakarta, tentunya kami yang didaerah juga mendambakan figur panutan seperti Jokowi untuk menggerakkan daerah menjadi lebih baik.

Kalau tidak sekarang, kapan lagi kawan?

Canden, Sabtu 21 Juni 2014 21.43 WIB

#JKW4P : Berikut Adalah Riwayat Sengketa Sipadan Ligitan Antara Indonesia dan Malaysia

Untuk wawasan bersama, sebelum bicara banyak keluar .

  • 1891 : Konvensi pembagian wilayah Belanda dan Inggris. Kepemilikan kedua pulau tidak diatur.
  • 1917 : Inggris mengeluarkan Ordonansi perlindungan satwa burung di kedua pulau
  • 1930 : Inggris menerapkan pajak bagi pengumpul telur penyu di kedua pulau
  • 1960 : Malaysia melakukan operasi Mercusuar di kedua pulau
  • 1957 : Deklarasi Juanda dikeluarkan Pemr Indonesia. Kedua pulau tidak termasuk dalam peta Indonesia
  • 1960 : Indonesia mengeluarkan UU tantang Wawasan Nusantara. Kedua pulau tidak termasuk dalam peta Indonesia
  • 1969 : Indonesia-Malaysia mengadakan perundingan batas landas kontinen di Selat Malaka dan Laut Sulawesi. Episode sengketa kedua pulau antara Indonesia dan Malaysia dimulai ! Kedua Negara sama-sama mengklaim Sipadan Ligitan sebagai bagian wilayahnya meskipun tidak masuk dalam peta wilayah masing-masing Negara. Kedua Negara sepakat “status quo” atas kedua pulau tsb.
  • 1979 : Malaysia memasukkan kedua pulau dalam peta wilayahnya
  • 1980 : Malaysia mulai menggelar kegiatan pariwisata di kedua pulau
  • 1982 : Indonesia menandatangani / meratifikasi UNCLOS yang mulai berlaku tahun 1994 secara internasional
  • 1996 : Indonesia menerbitkan UU tentang Perairan Indonesia berdasarkan UNCLOS. Secara tersamar Sipada Ligitan diklaim menjadi wilayah Indonesia.
  • 1997 : Indonesia-Malaysia sepakat memasukkan sengketa SIpadan Ligitan ke Internasional Court of Justice (Mahkamah Internasional). Dalam hal ini kedua Negara juga sepakat putusan ICJ nantinya bersifat mengikat (final and binding)
  • 2002 : Indonesia menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) yang ditandatangani Megawati, yang diantaranya memasukkan secara tegas Sipadan Ligitan ke dalam wilayah Indonesia. Ini dianggap upaya terakhir Indonesia melegislasi Sipadan dan Ligitan sebagai wilayahnya, meskipun terlambat.
  • 2002 : Tanggal 17 Desember 2002 ICJ mengeluarkan putusan yang mengukuhkan Malaysia sebagai pemilik kedua pulau yang sah. Dasar putusan adalah asas effectifee dimana Pemr Inggris dianggap telah melakukan tindakan administrative atas kedua pulau dengan adanya Ordonansi perlindungan satwa burung (1917) dan ordonansi pajak atas telur penyu (1930). Dari 17 hakim ICJ, hanya 1 yang memenangkan Indonesia.
  • 2003 : Megawati menyampaikan bahwa Indonesia tidak pernah kehilangan Sipadan Ligitan karena memang tidak pernah memilikinya.

 ------------------
Sekarang saya pun jadi paham,

Canden, Sabtu 21 Juni 2014 21.38 WIB

#JKW4P : Inilah Tokoh Gerindra Yg Menentukan Pilihannya Pada Jokowi

1- Harris mengatakan, "Memilih itu bukan karena kedekatan personal, tetapi tentang siapa yang terbaik. Jokowi sudah berbuat hal kecil saat semua orang masih bermimpi."

2- I Gede Wija Kusuma seorang kader partai Gerindra di Bali menyatakan diri mendukung Jokowi karena pilihan hati nurani.Pada saat itu Kusuma menjelaskan bahwa Jokowi merupakan sosok calon presiden yang mampu memberi harapan perubahan bagi bangsa. "Walaupun saya ahli hukum tapi saya mengerti politik. Jokowi itu sosok yang tepat untuk memimpin bangsa ini," kata Kusuma. Sebelumnya Kusuma telah mencabut keanggotaannya di Partai Gerindra Bali sejak 29 April 2014. Kusuma mengundurkan diri dari jabatan bendahara DPD Partai Gerindra Bali.

3- Di Nangroe Aceh Darussalam, Senin 9 Juni 2014 lalu, Helmy N. Hakim, wakil ketua DPD Bidang Mahasiswa Partai Gerindra Provinsi Aceh, menyatakan diri mendukung Jokowi sebagai calon presiden. Pada situs berita kontan.co.id, Helmu mengatakan, "Sudah lama (saya) memperhatikan Jokowi, terutama sejak dia menjadi Gubernur DKI Jakarta. Karakter pemimpin yang dibutuhkan negara ini ada pada Jokowi. Nurani saya berat untuk menolak Jokowi."Helmy mengatakan bahwa Jokowi merupakan pemimpin yang sedikit bicara tetapi banyak bekerja. Jokowi akan mampu menjadi teladan bagi masyarakat Indonesia. Hal ini yang membedakan Jokowi dengan Prabowo. Menurut Helmy, "Prabowo adalah tipikal pemimpin era 60-an, di mana demokrasi belum dibutuhkan. Kita butuh pemimpin yang bisa berdialog, bukan hanya bisa memberi komando," tegas Helmy.

4- Dari Lampung Tengah, Gunawan Amir mendeklarasikan diri mendukung Jokowi-JK. Anggota DPRD periode 2009-2014 dari Gerindra ini mengaku tertarik dengan figur Jokowi. " Saya melihat Jokowi itu figur yang sederhana, suka blusukan, dan telah bekerja keras," ujar Gunawan di posko Perjuangan Rakyat (Pospera), Jl. Sukabumi No. 27, Jakarta Pusat pada hari Sabtu 14 Juni 2014 lalu kepada detik.com.Gunawan menyatakan sikap politiknya murni pilihan pribadi dan tidak ada intervensi dari pihak mana pun terkait sikapnya ini. Dia mengatakan waktu terpilih sebagai anggota DPRD Lampung Tengah dia mendapat 6.500 suara dan Gunawan yakin bahwa pemilihnya akan mendukung Jokowi yang dia pilih.

5- Haji Harjani Abu Bakar Ketua DPD Partai Gerindra Kalimantan Barat menyatakan dirinya berbalik mendukung Jokowi-JK. Harjani Abu Bakar ketika dihubungi tribunnews.com pada hari Sabtu 7 Juni 2014 menyatakan bahwa dia adalah orang yang "membuka" berdirinya Partai Gerindra di Kalimantan Barat, dari Kota Pontianak hingga meluas seperti sekarang. Harjani mengatakan bahwa dia memilih Jokowi-JK karena meragukan konsep ekonomi kerakyatan yang dibawa oleh Prabowo Subianto.Harjani juga mengatakan bahwa kiprah Partai Gerindra sudah jauh panggang dari api, tidak sesuai dengan apa yang pernah dia ikuti saat menjadi kader terbaik dalam forum pengkaderan Hambalang angkatan XI.

Link :
https://www.facebook.com/notes/gtr-saroso/jkw4p-inilah-tokoh-gerindra-yg-menentukan-pilihannya-pada-jokowi/10152437398342510

Canden, Sabtu 21 Juni 2014 21.35 WIB

#JKW4P : Gardu Prabowo Jombang Bubar, Ganti Dukung Jokowi



Canden, Senin 16 Juni 2014 01.27 WIB
Ayo rame-rame pindah dukungan

#JKW4P : Program Anggaran 1 M Untuk Desa Bukan Ide Orisinal Capres Prabowo Atau Gerindra Sekalipun



Canden, Senin 16 Juni 2014 01.14 WIB

#JKW4P : Prabowo Bertanya Ke Jokowi - Tolong Singkatan TPID Bagaimana Pak




Canden, Senin 16 Juni 2014 01.04 WIB
Bila malu bertanya bakal sesat dipanggung debat, tapi kok ada kata kampretnya ya? apa saya salah denger

#JKW4P : Prabowo Sepakat dg Jokowi Soal Ekonomi Kreatif, Abaikan Penasehat




Canden, Minggu 16 Juni 2014 01.01 WIB

#2019PROJOKOWI

...